Tips Mencari Pembantu Rumah Tangga



JAKARTA (Pos Kota)- Hati-hati! Belakangan ini banyak pembantu jadi pelaku kejahatan. Pura-pura jadi pembantu ternyata pencuri. Seperti yang terjadi di daerah Cempakah Putih, Jakarta Pusat, Minggu kemarin, wanita tua yang baru sehari bekerja mencuri harta majikannya.Untuk menghindari hal-hal tersebut, berikut tips cara mencari Pembantu Rumah Tangga seperti yang disamapikan oleh Humas Polda Metro Jaya:

1. Melalui Biro Jasa Penyalur Pembantu

Biasanya di koran, majalah, poster, pamflet dan sebagainya ada yang menawarkan jasa menyalurkan pembantu ke rumah kita dengan tarif yang telah ditentukan sehingga kita sulit untuk nego harga. Pembantu jenis ini biasanya cukup dikhawatirkan majikan karena bisa saja mereka adalah komplotan atau individu pencuri spesialis rumah majikan.

Jika melalui Biro Jasa Penyalur Pembantu, pastikan pembantu tersebut mempunyai identitas yang jelas, kenalan atau saudara yang bisa dihubungi bila terjadi sesuatu.

2. Melalui Pembantu Tetangga Atau Kenalan

Cara lebih aman adalah dengan meminta melalui pembantu tetangga atau kenalan. Pembantu bisa kita tanyai apakah mereka punya kenalan atau saudara yang mau jadi pembantu rumah tangga. Mintalah rekomendasi orang yang baik-baik dan sudah berpengalaman terbaik menurut si pembantu yang kita tanya.

3. Melalui Teman, Saudara Atau Kenalan

Kalau Anda atau pasangan punya kampung halaman, tidak ada salahnya menanyakan apakah warga atau saudara di sekitar kampung ada yang mau dijadikan pembantu untuk kita. Bisa juga kita menanyakan ke teman atau sodara untuk rekomendasi pembantu yang mereka tahu. Pembantu yang dikenal baik oleh teman dan saudara kita biasanya membuat kita tenang dan tidak khawatir pembantu kita berbuat tindak kriminalitas. Karena Pembantu tersebut dari link yang dikenal atau dikenal keluaga dan asalnya.

Pembantu rumah tangga atau PRT yang tidak kunjung kembali usai mudik lebaran adalah masalah yang seringkali muncul setiap tahun dan sangat mengganggu, terutama bagi rumah tangga dengan ayah dan bunda yang bekerja di luar rumah. Setelah liburan usai, maka tiba waktunya bagi para orang tua untuk kembali bekerja dan meninggalkan anak di rumah, sehingga diperlukan sesegera mungkin untuk mencari pembantu rumah tangga yang baru sebagai pengganti.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan, untuk mendapatkan pembantu rumah tangga dalam waktu singkat namun tetap selektif dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

1. Tentukan Prasyarat

Tentukan terlebih dahulu kualifikasi dan preferensi pembantu rumah tangga seperti apa yang membuat semua anggota keluarga nyaman menerimanya. Bisa menyangkut jenis kelamin, budaya, agama, pendidikan minimal yang pernah dijalani, atau memiliki pengalaman tertentu.

2. Buat Daftar Tugas

Buatlah daftar pekerjaan dengan jelas apa saja yang diharapkan untuk dilakukan oleh pembantu rumah tangga sehari-hari nantinya. Apakah hanya mengasuh anak, atau juga memasak, membersihkan rumah, mencuci dan sebagainya.

3. Tentukan Fasilitas yang Diberikan

Selain berbagai kewajibannya, jangan lupa pula tentukan fasilitas apa saja yang akan didapat selain gaji bulanan. Bisa berupa cuti beberapa hari dalam sebulan, perlengkapan yang disediakan, THR dan pendapatan tambahan lainnya yang akan didapat selama bekerja, atau privasi yang akan diterima pada saat sedang tidak bekerja.

4. Tentukan Kisaran Gaji

Lakukan riset gaji standar pembantu rumah tangga di sekitar tempat tinggal untuk menentukan kisaran gaji yang akan dinegosiasikan. Tentukan pula setiap berapa lama kenaikan gaji akan diberikan serta berapa besar kenaikannya.

5. Temukan Calon PRT

Tanyakan pada saudara atau warga sekitar untuk mendapatkan rekomendasi penyalur pembantu yang terpercaya. Seringkali juga para pembantu yang sudah lama bekerja, akan kembali dari kampung dengan turut membawa beberapa saudara dan kerabatnya untuk ikut bekerja. Yang seperti ini lebih mudah untuk diketahui asal usul dan latar belakangnya.

6. Periksa Latar Belakang

Mintalah kartu identitas dan cocokkan foto yg ada dengan aslinya. Tanyakan latar belakang keluarganya, alamat beserta nomer telepon keluarga terdekat, dan pastikan dimana kampung halamannya. Tanyakan juga pengalamannya bekerja dan jika memungkinkan hubungi majikan tempat bekerja sebelumnya untuk menanyakan penilaian etos kerja secara keseluruhan.

Dengan mempersiapkan langkah-langkah tersebut di atas akan meminimalisir terjadinya kesalahpahaman di kemudian hari antara anggota keluarga dengan pembantu rumah tangga yang baru.

Tips Tambahan Agar Pembantu Rumah Tangga Betah dan Kerasan:

a. Beri gaji sesuai standar pembantu di sekitar rumah kita.

b. Jika kerja pembantu baik sebaiknya naikkan gaji sepantasnya.

c. Berikan perilaku yang ramah dan kekeluargaan.

d. Bertindak tegas dengan memecat pembantu jika sudah sulit diatur, sering membuat keributan, terlalu sering pacaran, sering bolos, mengatur-atur, menggoda anggota keluarga kita, sering bohong, dll dengan memberi pesangon secukupnya. Hal ini agar tidak ditiru oleh pembantu yang lainnya.

e. Jangan terlalu memforsir kerja pembantu karena PRT juga manusia.

f. Berikan THR saat lebaran dan sering memberi bonus jika bekerja baik.

Sumber:  www.reskrimum.metro.polri.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: