Tidak Ada Kebocoran Soal di Bekasi


Soal Ujian Nasional untuk wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, dipastikan aman dari tangan jahil. Pihak dinas pendidikan menyatakan tidak ada soal yang bocor di wilayah mereka.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi Dedi Djunaedi, Minggu (21/3), mengungkapkan hal itu menjelang dilangsungkannya Ujian Nasional yang dimulai Senin (22/3) esok.

“Seluruh soal masih disimpan di-enam sub rayon yang ditunjuk pemerintah. Soal juga dikemas rapih dan tersegel sehingga tidak mungkin bocor,” katanya.

Informasi yang beredar menyebutkan satu SMA swasta di wilayah Perumnas I di Kecamatan Bekasi Selatan telah melakukan manuver bisnis demi mempertahankan akreditasi sekolah dengan cara menjual kunci jawaban UN dengan kisaran mencapai Rp2 juta/siswa. Tujuannya agar seluruh siswa/siswi yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut bisa lulus Ujian Nasional sehingga tahun berikutnya para calon siswa baru berminat masuk ke sekolah itu.

Mendengar informasi yang beredar, Dedi membantah hal demikian. Menurutnya, pengamanan soal yang dilakukan pemerintah, Polres Metro Bekasi, dan tim pemantau independen (TPI) dari delapan perguruan tinggi di wilayah setempat merupakan jaminan keamanan soal UN.

“Sekali lagi tidak mungkin soal bocor. Namun jika informasi terbukti benar, Dinas Pendidikan Kota Bekasi segera memanggil kepala sekolah terkait dan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Seluruh soal UN yang dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah didistribusikan kebeberapa sub rayon. Untuk soal UN SMA dipusatkan di SMAN 1 dan SMAN 2, sedangkan penyimpanan soal UN tingkat SMK dipercayakan ke SMKN 1, SMKN 3, SMK Karya Guna 1, dan SMK Tunas Wisata.

Dengan pengamanan ketat, lanjut Dedi, ratusan pihak sekolah pada satu jam sebelum ujian bisa mengambil soal disub rayon yang ditunjuk. “Pengambilan soal tidak boleh dengan motor dan harus menggunakan mobil serta mendapat pengawalan polisi.”

Jumlah seluruh siswa SMA yang mengikuti UN sebanyak  11.083 yang berasal dari 15 sekolah negeri dan 68 sekolah swasta. Sedangkan 11.200 siswa SMK merupakan bagian dari 3 sekolah negeri dan 75 sekolah swasta.

Untuk siswa SMA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), UN hari pertama yakni Bahasa Indonesia dan Biologi. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menghadapi soal Bahasa Indonesia dan Sosiologi. Siswa SMK diminta menyelesaikan soal Bahasa Indonesia. Tiap mata pelajaran terdapat 50 soal.

Sumber: www.MediaIndonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: