Penipuan Penerimaan CPNS Bekasi Marak


Kebanyakan korban adalah para guru.

Menjelang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Bekasi, sedikitnya delapan orang guru menjadi korban penipuan oknum yang mengaku PNS. Oknum tersebut mengaku bisa meluluskan korban dalam penerimaan CPNS yang akan datang, asalkan memberikan sejumlah uang.

Salah seorang korban, Tuty, guru tenaga kontrak SMA Negeri 8 Bekasi, mengatakan oknum tersebut seringkali menelepon sejumlah guru tenaga kontrak di lingkungan Kota Bekasi. Meskipun tidak menyebutkan indentitas yang jelas, ujar Tuty, oknum tersebut mengaku bisa memuluskan langkah para guru untuk diangkat menjadi PNS, asalkan mengeluarkan uang sebesar Rp 4.952.500.

”Katanya, uang tersebut untuk biaya administrasi,” kata Tuty di Bekasi, Senin (12/10).

Menurut Tuty, uang pelicin itu harus terlebih dahulu dikirim melalui rekening BRI Cabang Bekasi, baru bisa bertatap muka dengan oknum yang bersangkutan. Beruntung, uang tersebut belum sempat ditransfer lantaran dirinya curiga dengan gelagat pelaku.

”Karena saya belum mengenal oknum tersebut,” ujarnya.
Namun, kata Tuty, beberapa orang rekannya yang ingin menjadi PNS, telah menjadi korban dan tertipu uang puluhan juta. ”Bahkan, ada yang sampai mengeluarkan uang Rp 50 juta,” ujarnya.

Tuty menambahkan, untuk meyakinkan korbannya, dalam pembicaraan telepon, oknum tersebut mengatakan akan memberikan jatah PNS tersebut kepada orang lain jika si korban tidak segera mengirim sejumlah uang yang dimintanya. Kasus ini pun segera dia laporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi. Kasubag Mutasi BKD Kota Bekasi, Yulianus, mengatakan dalam penerimaan CPNS mendatang tidak dipungut biaya sepeser pun.
”Semuanya gratis,” katanya menegaskan.

Menurut Yulianus, penggratisan penerimaan CPNS ini untuk mencegah kemungkinan adanya praktik percaloan dalam penerimaan CPNS. Meskipun sudah ada pengumuman bahwa CPNS gratis, kata Yulianus, tetap saja ada oknum yang berpraktik sebagai calo. ”Seperti yang dialami ibu Tuty ini,” ujarnya.

BKD Kota Bekasi, kata Yulianus, meminta pihak-pihak yang akan mendaftar CPNS untuk tidak tertipu iming-iming oknum yang mengaku bisa meluluskan ujian CPNS. Karena, kata dia, penentuan lulus atau tidaknya ujian CPNS, nantinya berdasarkan hasil ujian yang diperiksa oleh perguruan tinggi negeri.

Sejauh ini, BKD telah menerima pengaduan delapan orang yang menjadi korban dengan modus serupa. Ironisnya, beberapa di antara mereka ada yang sudah menyetorkan uang. ”Kebanyakan guru,” jelasnya.

Meskipun belum ditentukan kapan akan dibuka penerimaan CPNS Kota Bekasi, ujar Yulianus, dari 1.500 yang diusulkan, kuota yang diberikan oleh Menpan sebanyak 219 formasi. ”Kebanyakan untuk posisi guru, tenaga teknis, dan tenaga medis,” kata Yulianus.

Sumber: www.republika.co.id

One Response

  1. wah info yang menarik, ini kan lagi hiruk-pikuk CPNS, termasuk aye lagi ikut nih bang

    Kalo ada waktu jgn lupa mampir ke blog saya http://baliflash.blogspot.com terimakasih banyak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: