Bekasi Waspada DBD


Kota Bekasi kini masuk tahap waspada demam berdarah dengue (DBD). Sejak Januari sampai pekan kedua Maret ini, penderita mencapai 991 orang, enam di antaranya meninggal.

Data Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyebutkan, penderita DBD selama Januari sebanyak 292 orang. Pada Februari, jumlahnya melonjak hampir dua kali lebih banyak, mencapai 536 orang. Mulai awal Maret sampai Kamis (12/3), jumlah penderita DBD di Kota Bekasi sudah mencapai 163 orang.

Jumlah itu lebih tinggi dibanding periode Januari sampai Maret 2008. Secara kumulatif, kasus DBD dalam triwulan pertama 2009 sebanyak 863 kasus. Peningkatan kasus DBD terjadi pada bulan Februari.

“Kota Bekasi sudah berada pada tahap waspada DBD,” kata Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi Laniwati Setiadi, Jumat (13/3) siang.

Di tempat terpisah, Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi akan terus menggencarkan upaya pencegahan DBD, antara lain dengan gerakan kebersihan dan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.

Upaya preventif, kata Mochtar, akan terus digalakkan dan dengan melibatkan masyarakat. “Saya mengimbau rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta di Kota Bekasi agar jangan pernah menolak pasien DBD dari gakin (keluarga miskin),” ujar Mochtar.

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: