7 Hari Hilang, Siswa SMP Bekasi Ternyata Dibunuh Teman Sendiri


Bekasi – Saiful Arif (13), siswa SMPN 3 Cibarusah, Kabupaten Bekasi, mengalami nasib sangat tragis. Setelah 7 hari menghilang tak tentu rimbanya, Saiful ternyata dibunuh temannya sendiri. Pelaku juga merampas sepeda motor korban.

Pembunuhan ini terungkap setelah polisi menangkap Ayung (13), teman Saiful. Ayung adalah orang terakhir yang terlihat bersama korban pada Kamis 4 Desember lalu.

“Pelaku kami amankan dari rumahnya. Kami masih terus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif pasti tersangka nekat melakukan pembunuhan,” ujar AKBP Herri Wibowo, Kapolres Kabupaten Bekasi, Rabu (10/12/2008).

Herri menuturkan, orang tua korban, pasangan Mahfudin dan Enden, melaporkan kehilangan Saiful ke polisi. Disebutkan, Saiful terakhir kali meninggalkan rumah bersama Ayung. Saat ditangkap di rumahnya Ayung mengakui semua perbuatannya.

Kepada petugas Ayung mengatakan dirinya menjemput Saiful di rumahnya. Setelah berbincang-bincang sejenak, keduanya kemudian pergi untuk mencari velg racing untuk sepeda motor Suzuki Satria milik Saiful. Namun di tengah jalan mereka bertemu dengan Ahmad (16), rekan Ayung yang ternyata sudah menunggu.

Ketiganya kemudian melanjutkan perjalanan dengan berboncengan sepeda motor yang dikendarai Ayung, sedangkan korban duduk di tengah. Tapi setibanya di Situ Bilbul, Sindang Mulya, Ayung menghentikan sepeda motornya. Saat itulah, kepala korban dipukul dengan kunci Inggris oleh Ahmad, hingga korban tidak sadarkan diri. Untuk meyakinkan korban tewas, Ayung dan Ahmad kemudian membenamkan kepala Saiful ke dalam air.

Kedua pelaku kemudian membawa jenazah korban dengan sepeda motor. Jenazahnya kemudian dibuang dari atas jembatan setinggi 15 meter, ke Kali Cipamingkis, Bojong Mangu, Bekasi. Baru setelah itu, dua remaja putus sekolah ini membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi B 6550 FRA warna hitam milik korban.

“Kita masih mengejar tersangka Ahmad yang belum tertangkap. Namun semua identitasnya sudah kita kantongi ,” ujar Herri.

Jenazah Korban Belum Ditemukan

Herri menambahkan, hingga saat ini jenazah korban belum ditemukan. Usaha pencarian di lokasi pembuangan seperti dituturkan tersangka belum membuahkan hasil.

“Hingga saat ini jenazah korban belum ditemukan. Polisi bersama warga masih mencarinya dengan cara menyisiri kali,” kata Herri.

Bukan tidak mungkin, jenazah korban telah hanyut terbawa arus di kali tersebut. Selain waktu kejadian yang sudah lama, Kali Cipamingkis memang cukup besar dan dalam.

(djo/djo)

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: