Gudang Penyuntikan Elpiji Digerebek


Bekasi, Sebuah lokasi yang dijadikan gudang tempat penyuntikan tabung elpiji di Perumahan Villa Mutiara Cikarang, Blok E-6 No 29, Desa Ciantra, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (19/11) pagi digerebek oleh petugas dari Polrestro Kabupaten Bekasi.
Dari gudang tersebut, polisi menyita ratusan tabung gas 12 kg. Tabung gas yang disita itu terdiri dari 52 tabung kosong, 82 tabung berisi setengah, dan empat tabung berisi penuh. Polisi juga menyita sepuluh selang regulator, timbangan, mobil Toyota Kijang pikap B 9105 RU, dua bungkus karet seal, dua bungkus label segel, serta satu kantong segel rusak. Dari lokasi gudang itu, diamankan tiga pekerja, yakni Sukarman, Siswanto, dan Fase Arolase.
”Berdasarkan informasi warga, penyuntikan tabung elpiji itu dilakukan sejak dua tahun lalu. Biasanya, komplotan ini melakukan penyuntikan tabung gas dengan menggunakan selang regulator khusus,” kata Kasatreskrim Polrestro Kabupaten Bekasi, AKP Susatyo Purnomo Condro, kemarin.
Setiap tabung gas ukuran 12 kg yang berisi penuh dikurangi isinya antara satu hingga dua kg, lalu dipindahkan ke tabung kosong. Dari setiap 60 tabung isi penuh tersebut, komplotan ini bisa mengisi sepuluh tabung gas hasil suntikan dengan isi sepuluh hingga sebelas kg.
Tabung gas suntikan itu kemudian dijual di wilayah Cikarang, Karawang, dan Tangerang dengan harga jual Rp 70.000 per tabung. ”Dari hasil penyuntikan tersebut mereka bisa mendapatkan untung hingga Rp 21 miliar per bulan,” kata AKP Susatyo.
Sementara itu, menurut salah seorang pekerja yang diamankan, Sukarman, biasanya dia melakukan penyuntikan tabung gas pada malam hari. Hal itu untuk mengantisipasi kecurigaan warga sekitar. Namun, akhirnya warga mencurigai aktivitas di gudang tersebut, karena kerap mencium bau gas bocor dari lokasi tersebut.
Setelah melakukan penyuntikan, lanjut Sukarman, setiap tabung gas tersebut ditutup kembali dengan segel plastik. Agar terlihat rapat dan lengket ke tabung, segel tersebut disiram air panas.
”Para pekerja ini masih kami periksa intensif. Pemilik usaha penyuntikan tabung gas tersebut juga sedang kami buru. Yang pasti, warga kami imbau untuk hati-hati dalam membeli gas. Bila mendapati segel tabung gas yang mencurigakan, misalkan rusak, silakan minta tukar. Sebab, bukan hanya terkait dengan isinya yang kurang atau tidak sesuai ukuran, tetapi juga sangat berbahaya bagi para pengguna tabung gas itu sendiri, karena rawan bocor,” kata Kasat Reskrim.

Sumber: Warta Kota (mur)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: