Transkrip Lengkap Sambutan Presiden dari Beijing




Foto: presidensby.info

Den Haag – Salam sejahtera untuk kita semua. Saudara Christian Santoso, dan para mahasiswa, dan pemuda Indonesia, yang sedang melaksanakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Den Haag, yang saya cintai dan saya banggakan.

Saya bersama para menteri dan pejabat negara yang berada di Beijing, pertama-tama, mengucapkan selamat berkonferensi. Alhamdulillah, para mahasiswa dan pemuda, yang sedang bertugas di luar negeri, utamanya tugas belajar dan tugas karya, memiliki kepedulian yang tinggi, untuk memikirkan masa depan bangsa dan negaranya.

Oleh karena itu saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga, konferensi ini melahirkan pikiran-pikiran yang kreatif, dan inovatif. Dan sebagaimana yang telah disampaikan oleh saudara Christian Santoso tadi, saya berharap, pikiran, pandangan, masukan ini, bisa disampaikan kepada pemerintah, untuk masuk menjadi bagian dari kebijakan dan program-program aksi yang nyata.

Para mahasiswa dan pemuda yang saya cintai.

Saya mengetahui bahwa konferensi ini juga dikaitkan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional, 100 tahun Gerakan Pemuda Indonesia di luar negeri. Oleh karena itu saya mengingatkan kembali, pidato saya pada tanggal 20 Mei 2008 yang lalu, berkaitan dengan Hari Kebangkitan Nasional itu adalah Indonesia harus bertekad untuk menjadi negara maju, di Abad XXI ini. Developed Nation. Developed Country.

Untuk menjadi negara maju di Abad XXI ini, ada tiga pilar penting yang harus kita perkokoh.

Pertama, kita harus meningkatkan kemandirian bangsa. Kedua, kita harus meningkatkan daya saing bangsa. Dan yang ketiga, di atas segalanya, kita harus membangun peradaban bangsa yang maju dan mulia.

Dalam kaitan itu, yang para mahasiswa dan pemuda lakukan di Den Haag ini, adalah bagian sesungguhnya untuk membangun kemandirian, daya saing, dan peradaban bangsa itu, menuju Indonesia maju, yang kita ingin wujudkan secara bersama.

Para mahasiswa dan pelajar, dan pemuda, yang saya cintai.

Kalian semua adalah bagian dari proses menuju negara maju. Kalian semua pada saatnya nanti akan memimpin Indonesia di Abad XXI ini. Oleh karena itu, persiapkan diri kalian dengan sebaik-baiknya. Saya ingin, kita semua ingin, bangsa Indonesia ingin… generasi muda bangsa, generasi Indonesia ke depan, termasuk kalian semua, haruslah memiliki mental yang tangguh. Mental harus bisa. Can do spirit. Insha Allah, seberapa pun tantangan yang dihadapi, kalau kalian bermental harus bisa, can do spirit, selalu ada jalan. Ada solusi, untuk mengatasi masalah itu. Ada jalan, untuk menuju ke kemajuan.

Yang kedua, dunia sekarang penuh dengan tantangan. Kita harus benar-benar menjadi bangsa, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi itulah kita bisa mengatasi berbagai permasalahan. Baik yang dihadapi oleh bangsa kita, mau pun oleh masyarakat dunia. Saya ingin kalian semua juga memiliki kepedulian yang tinggi, curiosity yang tinggi. Kalian melaksanakan konferensi ini, saya pandang sebagai kepedulian yang tinggi, untuk memikirkan masa depan bangsa dan negaranya.

Saya juga ingin, kalian tetap bersikap optimis, berpikir positif. Kalau kalian bersikap pesimis, sudah kalah sekarang dan tidak akan menjadi apa-apa di masa depan. Kalau optimis, ada jalan untuk menuju ke kemajuan. Kalau berpikir positif, terbuka solusi untuk mengatasi masalah apa pun. Dan kalau kalian semua benar-benar menjadi generasi muda, berjuang mempersiapkan diri dengan baik, membela kepentingan bangsa dan negara, berinovasi, berkreasi, untuk meningkatkan kehidupan bangsa kita, ekonominya, kesejahtraannya, pendidikannya, dan sebagainya, termasuk tadi, yang disampaikan, ingin meningkatkan produksi dan produktivitas pangan, perikanan, infra-struktur, kehidupan masyarakat yang madani, dan satu lagi tadi … ada … ada lima poin ya, saya akan kembali lagi di situ.

Itu semua, sesungguhnya adalah merupakan bentuk patriotisme masa kini. Bentuk nasionalisme masa kini. Mengapa? Karena itu untuk membela kepentingan bangsa dan negara. Itu wujud dari semangat cinta tanah-air. Saya ingin benar-benar, bukan hanya dalam konperensi ini, kalian semua terus mempersiapkan diri, untuk pada saatnya nanti melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa dan negara.

(es/es)

Sumber: Eddi SantosadetikNews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: