Udara Bekasi semakin kotor


Akibat tercemar asap knalpot kendaraan dan hasil pembakaran industri udara diwilayah Bekasi semakin kotor. Berdasarkan hasil uji laboratorium Institut Pertanian Bogor periode Agustus-Oktober 2008, tingkat polusi tiga kali lipat di atas ambang baku mutu, yakni 945,20 12 mikrogram per nanometer kubik (ug/Nm3). Padahal batas normal kualitas debu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara Maksimum 230 ug/Nm3. Dihimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar waspada dengan cara memakai masker atau penutup hidung serta mulut pada saat berkendara di jalan raya.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Wirda Saleh kepada wartawan beberapa saat lalu. Menurutnya, terjadi kenaikan jumlah penderita ISPA sebanyak 10-15 pemersen pada September lalu dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Ini terjadi akibat kuantitas debu yang berlebihan pada musim kemarau ini. Bahkan semua pusat kesehatan masyarakat yang berjumlah 12 unit masing-masing menangani 500 pasien ISPA per hari. “Polusi debu sangat parah,” kata Wirda Saleh,

Sementara Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi Dudy Setiabudhi mengatakan instansinya baru memasang alat pendeteksi kualitas udara bantuan Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun anggaran 2009/2010. Terdapat dua jenis alat, yakni yang dipasang permanen dan mobile atau berpindah-pindah. “Kami baru mengajukan,” ungkapnya.(BeOn/kt)

Sumber: BekasiOnline.Com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: