Perbaikan Jalan Kalimalang di kebut


Perbaikan Jalan Kalimalang saat ini tengah dilakukan. Sejumlah lubang yang bertebaran disekitar depan Kantor Kelurahan Jakasampurna sudah ditambal dengan aspal. Diharapkan para pemudik yang akan melintas di wilayah Bekasi akan merasa nyaman. ”Saya ingin pemudik bisa nyaman lewat Bekasi, maka pengaspalan di jalan itu menjadi sangat mendesak,” kata Walikota Bekasi Mochtar Muhammad saat meninjau lokasi jalan utama para pemudik nonjalan tol tersebut.

Setelah mendapatkan kucuran dana APBN 2008 Rp 1,5 miliar, pengaspalan Jalan KH Noer Alie atau dikenal dengan sebutan Jalan Kalimalang dikebut. Proyek pengaspalan tersebut ditargetkan selesai lima hari.

Menurutnya, dari panjang keseluruhan Jalan Kalimalang yang mencapai 6,4 kilometer, kondisi ruas jalan yang rusak hanya satu kilometer. Kerusakan jalan paling parah terdapat di depan Ruko Tunas Plaza hingga perempatan Galaxy sepanjang 700 meter. Jalan itulah yang akan diprioritaskan untuk diaspal.

Mochtar melihat bahwa kerusakan di ruas jalan tersebut dikarenakan tidak berfungsinya drainase. Itu terjadi karena Pemkot Bekasi tak memiliki anggaran untuk membuat drainase tersebut. Pemkot akhirnya mengajukan dana perbaikan jalan dan pembuatan drainase ke Departemen Pekerjaan Umum (DPU).

”Surat kami mendapat respons positif dari Departemen Pekerjaan Umum. Mereka kemudian mengucurkan dana Rp 1,5 miliar. Jadi dana itu harus cepat dicairkan agar pemudik bisa nyaman melewati jalan tersebut,” kata Mochtar.

Sejak kemarin, perbaikan Jalan Kalimalang mulai dilakukan. Sejumlah lubang yang bertebaran sebelum Kantor Kelurahan Jakasampurna sudah ditambal dengan aspal. Para pekerja dari DPU sudah mulai mengaspal satu lajur yang kondisinya rusak parah sepanjang kurang lebih 100 meter.

Pada kesempatan itu, Mochtar memerintahkan Camat Bekasi Selatan dan Lurah Jakasampurna dalam waktu satu bulan ke depan harus membongkar seluruh beton-beton milik ratusan rumah toko (ruko) yang menutupi saluran drainase. ”Beton yang menutupi saluran drainase inilah yang menyebabkan air tidak bisa mengalir secara lancar dan menimbulkan genangan yang merusak jalan,” ujar Mochtar.

Perbaikan di Jalan Kalimalang itu akan menggunakan sistem perkerasan lentur atau sistem pengerasan. ”Kami menargetkan pada H-7 Lebaran atau 24 September mendatang pemudik yang menggunakan sepeda motor sudah bisa menikmati jalan mulus di Kalimalang,” ujar Subagus. (BeOn/wk)

sumber: BekasiOnline

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: