Jelang Puasa, Harga Sembako di Bekasi Melambung


Naiknya harga kebutuhan pokok atau populer dengan sembako di sejumlah pasar tradisional di Bekasi menjelang Ramadhan 1429 Hijriah, membuat kalangan ibu rumah tangga resah. “Hampir semua harga sembako sudah naik menjelang tibanya bulan Ramadhan 1429 Hijriyah ini,” kata Ny Wulandari (50) warga kelurahan Jatirahayu, Bekasi, usai berbelanja di Pasar tradisional Pondokgede, Minggu (24/8).

Ia menjelaskan, di pasar tradisional Pondokgede, harga cabai merah naik dari Rp20.000 menjadi Rp23.000 per kilogram, telur ayam Rp12.000 – Rp14.500 per kilogram, bawang merah Rp7.000 – Rp8.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 – Rp7.000 per kilogram. Tepung terigu dari Rp6.000 – Rp7.000 per kilogram, lada Rp50.000 – Rp60.000 per kilogram, gula merah Rp6.500 – Rp7.500 per kilogram, gula pasir Rp6.500 – Rp7.000 per kilogram.

Ny Murniati (46), pedagang sembako di Pasar Jatiasih, Bekasi, mengatakan, kenaikan harga sembako selain dipicu oleh kenaikan harga BBM dan naiknya ongkos pasokan barang juga wajar menjelang bulan ramadhan. Tarif angkut sembako naik berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000, sehingga pedagang juga terpaksa menaikan harga jual sembako kepada konsumen di pasar tradisional di Bekasi.

“Saya tidak tahu apakah kenaikan harga sembako ini juga karena harga dari petani naik, tapi saya kira juga akibat kenaikan harga BBM, ongkos angkut barang dan kebiasaan menjelang bulan ramadhan,” katanya.

Sementara itu, harga komoditas di pasar Baru, Bekasi menjelang bulan suci ramadhan juga mengalami kenaikan cukup tajam antara lain, cabe merah, tepung terigu, gula pasir, gula merah, kentang, tomat, bawang merah, putih, lada dan berbagai jenis beras.

Beras berbagai jenis mengalami kenaikan antara Rp600 hingga Rp1.000 per kilogram, cabai merah Rp22.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, kentang Rp6.000 – Rp6.500 per kilogram, tomat Rp4.500 – Rp5.500 per kilogram dan ayam potong Rp20,000 – Rp26.000 per potong.

Ende (43), pedagang minyak goreng curah dan kebutuhan pokok di Pasar Baru, Bekasi mengatakan, naiknya harga kebutuhan pokok karena menjelang ramadhan permintaan konsumen meningkat. Selain itu, juga biaya transportasi mengangkut kebutuhan pokok dan sayuran mengalami kenaikkan cukup lumayan, sehingga mengakibatkan harga kebutuhan pokok juga naik.

Sumber: www.Kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: