Larangan Jual Buku Tak Digubris Oknum Guru


Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Syaikhu geram menaggapi maraknya penjualan buku pelajaran oleh oknum guru. Padahal Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah melarang guru menjual buku pelajaran. Akan tetapi, larangan itu tidak menyurutkan aksi oknum guru untuk mendapatkan penghasilan sampingan dengan cara menjual buku.

“Saya mendapatkan masukan dari para orang tua siswa yang me-ngeluh mahalnya harga buku yang dijual di sekolah melalui pihak ke tiga,” ujar Syaikhu.

Diperoleh informasi, oknum guru SDN Aren Jaya X dituding menjual buku dengan modus menitipkan buku disebuah rumah kontrakan yang disewa pihak sekolah. Orang tua murid dipaksa membeli buku pelajaran ditempat itu dengan harga antara Rp258 ribu hingga Rp265 ribu per paket, padahal harga di toko lebih murah. (BeOn/ht)

Sumber: www.BekasiOnline.com

One Response

  1. Ya jangan geram dong kan pemerintah sendiri baru bisa melarang, seharusnya kebutuhan ngajar ya dilengkapi. Kalau mau ngajar gak ada bukunya, lalu siswa bisa membaca darimana? Yang bener aja, bicara itu jangan buat kepentingan politik aja, manis bagaikan pahlawan tapi menebar masalah baru. Ah yang bijak aja giitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: