Lewat Peringatan HUT RI Ke-63 Anak Jalanan Harapkan Rumah Singgah


10 tahun sudah berdiri sejak 1998, kelompok yang mengatasnamakan sebuah komunitas seni jalanan (KSJ) ini berdiri diatas gerusan zaman. Apalagi komunitas ini sekarang bisa mengikuti perkembangan sebuah arus reformasi. Dan reformasi itu dianggap sebuah bentuk perubahan yang nyata. Momen ini (17 Agustus 2008), karya seni dan budaya masih tetap menjadi sebuah jati diri. Terbukti tidak hanya musik jalanan, kelompok KSJ Kabupaten Bekasi eksis dalam aksi panggungnya.

Bertempat di desa Sukajaya Kecamatan Cikarang Barat, KSJ yang beranggotakan 10 personil menyumbangkan karya nyata dipanggung hiburan dalam rangka HUT RI ke 63. “Ini yang bisa kami tampilkan dari anak-anak seni jalanan. Bukan sebuah karya seni melainkan mengangkat seni di Kab. Bekasi,” ungkap Tony selaku Humas Komunitas Seni Jalanan.

Ia berharap, hasil karya nyata seni ini nantinya bisa menghasilkan sebuah jalan yang positif bagi perkembangan generasi muda yang dapat mengangkat seni di permukaan panggung hiburan. Tidak hanya itu lanjut Tony, terdorong oleh visi yang telah menjadi komitmen bersama, KSJ akan membangun seni melalui wadah rumah singgah. “Tentunya kami berharap akan nada bapak angkat yang inters membangun semua itu,” kata kordinator lapangan tersebut.

Menyikapi soal kedepannya, kepada bekasionline Tony (KSJ-Red) akan menciptakan sebuah lapangan kerja tentunya di musisi serta wirausaha. “Musik ditujukan untuk album kompilasi, serta koperasi sebagai jembatan usaha nantinya,”tandasnya.(dha)

Sumber: BekasiOnline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: