Lagi Siswa Diusir Dari Sekolah


Aris Sofyan, 16 th, tidak berani datang ke sekolahnya di SMAN 8 Kota Bekasi lantaran diusir pihak sekolah. Anak warga Kampung Markan RT 5/3 Bojong Rawalumbu Kota Bekasi yang ditinggal kedua orangtuanya itu tidak berani sekolah karena belum membayar uang sumbangan awal tahun dan SPP sebesar Rp1.225.000.

Menurut Jiun, 40, paman Aris, yang membantu membiayai sekolah Aris, mulai di SMPN 8 Rawalumbu mengungkapkan, keponakannya itu tidak berani sekolah karena belum membayar uang sumbangan awal tahun dan SPP. Namun, katanya, Aris yang memang rangking saat SMP itu diterima di SMAN 8 Kota Bekasi. Saat itu Jiun meminta Aris masuk dulu.

Wakil Kepala Sekolah SMUN 8 Kota Bekasi, bidang kurikulum, Sunaryo, menjelaskan, tidak benar pihaknya melakukan pengusiran terhadap siswa barunya yang tengah mengikuti proses MOS.

Dia juga menjelaskan, jika ada siswa yang tidak mampu dan belum membayar proses adaministrasi, hendaknya langsung bertanya pada pihak sekolah yang berwenang.

Gunardi, Sekretaris Komites SMAN 8 Kota Bekasi, mengatakan persoalan Aris Sofyan, hanya soal dialog. Wali Aris Sofyan, mestinya datang ke sekolah dan menanyakan masalahnya dengan pihak sekolah. (BeOn/pk)

sumber: BekasiOnline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: