Kejahatan Di Bekasi Kian Mengkhawatirkan


Tindak kejahatan siang-malam terjadi di sejumlah wilayah Bekasi, baik kabupaten maupun kota. Kawanan perampok membekali diri selain dengan senjata tajam, tapi juga senjata api. Mereka semakin brutal dan ganas. Rasa aman kini bagi sebagian warga Bekasi menjadi sesuatu yang mahal dan langka.

Dalam 2 bulan terakhir, telah terjadi 11 kali kasus perampokan. Pelaku tidak hanya melukai, tapi juga membunuh korbannya. Peristiwa perampokan paling anyar terjadi Minggu (13/7) yang menimpa toko makanan dan minuman ringan di Jalan Raya Jatiasih, Kelurahan Jatirasa, Kota Bekasi.

Pelaku perampokan ini tergolong nekat karena berlangsung siang bolong dan di lokasi kejadian ramai orang lalu lalang. Empat penjahat bersenjata api menyatroni Toko Sumber Makmur, menggasak uang sekitar Rp 12,5 juta.

Kawanan ini mendatangi toko milik Agus Soetomo, 29, menggunakan Toyota Avanza. Kepada korban, satu pelaku berpura-pura hendak membeli air mineral.

Lelaki pengantin baru tersebut diborgol, sementara Ny. Leny Wirawan, 27, istrinya bersama 4 karyawan, Aji, 25, Endang, 30, Surya, 26 dan Ucil, 24, diikat dengan tali raffia. Mulut mereka dilakban.

Hampir setiap hari kejahatan terjadi di daerah Jawa Barat berbatasan dengan Ibukota Jakarta ini. Ironisnya, belum satu pun kasus kejahatan mengerikan yang berhasil diungkap polisi.

Kawanan penjahat seakan lebih profesional ketimbang aparat. Peristiwa yang terjadi di Kantor BRI di Cikarang Timur, beberapa hari lalu ada 10 karyawan diinjak-injak dan digebuki 6 perampok berpistol yang menggasak Rp100 juta.

Menurut catatan, selama satu semester ini sedikitnya ada 32 kasus perampokan terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Angka tersebut belum termasuk kasus pencurian dan perampasan kendaraan bermotor yang rata-rata setiap hari ada dua laporan masuk ke polisi. Kasus pemotongan tubuh manusia (mutilasi) pun kerap terjadi di Bekasi.

Aksi kejahatan yang menggila di Bekasi mendorong warga minta perhatian kepada aparat berwenang untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Ungkap dan hukum pelakunya.

Kejahatan sering terjadi karena ada kesempatan. Karena itu warga berharap patroli keamanan dapat ditingkatkan untuk mempersempit peluang penjahat.

Sementara itu, minimnya pengungkapan kasus diakui Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mas Guntur Laupe. Menurutnya, keterbatasan personil yang hanya 2.000 anggota, tidak sebandingnya jumlah penduduk yang mencapai 2 juta jiwa, serta luas wilayah yang diamankan menjadi kendala.

Menurut Guntur, idealnya rasio polisi dengan penduduk 1:500, namun kenyataannya sekarang ini perbandingannya 1:1.200 untuk penduduk Kota dan Kabupaten Bekasi. “Makanya upaya yang kami lakukan memberdayakan potensi masyarakat.”

Sebagai contoh, dibentuknya ojek Kamtibmas, pengamanan swadaya di lokasi perumahan dan pencegahan dini dengan memberitahu aparat kepolisian terdekat bila ada kejadian. Cara ini sebagai upaya untuk menekan kejahatan. (BeOn/pk)

sumber: BekasiOnline.com

One Response

  1. Kami sangat resah dengan kejahatan curanmor yang baru saja kami alami pada tanggal 04 September 2010 kemarin.
    Sepeda motor merk Yamaha jenis Mio Soul 2010 warna Hitam Merah raib di saat umat muslim sedang berbuka puasa dan menjalankan sholat maghrib, sekitar pukul 18.00 WIB

    Kami baru menempati rumah di Vila Mutiara Gading 2 sekitar 5 bulan, tetapi mengalami nasib buruk ini.

    Kami sudah melaporkan kejadian ini di Polsek Tambun untuk dapat diusut tuntas, tetapi kami pun tidak bisa berharap banyak kasus ini bisa berhenti dan tidak ada lagi korban yang mengalami nasib serupa. Karena berdasarkan info yang kami dapat, sebelum kejadian ini, curanmor sepeda motor sebanyak 3 kali juga kerap terjadi di area perumahan ini,

    Kami menghimbau agar pihak developer juga lebih meningkatkan keamanan untuk warga VMG 2 dengan menambah jumlah keamanan dan memantau setiap pergerakkan yang mencurigakan.

    Hal ini kami rasa sangat penting, mengingat developer VMG 2 sedang gencar2nya melakukan promosi perumahan baru.

    Terima kasih.
    Bekasi, 07 September 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: