Program Dana Kematian Warga Kab. Bekasi Mulai 1 Agustus


Warga Kabupaten Bekasi yang meninggal, terhitung sejak 1 Agustus 2008, mendapatkan dana kematian dari pemkab sebesar Rp2 juta. Untuk pengambilan dana kematian tersebut persyaratan yang harus dipenuhi berupa KTP dan katu keluarga, surat keterangan tidak mampu dari kepala desa dan diketahui camat serta surat keterangan dari rumah sakit atau desa.

Kepala Bagian Sosial, Drs. Abdurofiq mengungkapkan, Bupati Bekasi, H Sa’ duddin sebenarnya berharap agar santunan kematian tersebut bisa langsung diberikan pada saat kematian, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pemakaman dan lain-lain.

“Namun karena aturan birokrasi, dana tersebut baru bisa cair setelah adanya kelengkapan administrasi.”

Namun demikian, Bagian Sosial, urai Rofiq, berusaha memberikan dana kematian pada ‘Hari-H’ dengan melakukan dana talangan, sambil menunggu proses administrasi.

Selain itu, menurut Rofiq, “Tentu saja yang dapat santunan kematian itu, warga miskin yang meninggal secara wajar,” tegas dia.

Dana atau santunan kematian tidak berlaku untuk mereka yang mati tidak wajar, misalnya karena bunuh diri, mati karena obat terlarang, mati akibat melakukan mesum, mati di tempat perkelahian massal, mati akibat pamer ilmu kekebalan/kebatinan dan mati akibat pengejaran aparat hukum. (BeOn/tbt)

Sumber: BekasiOnline.Com

One Response

  1. alhamdulillah bagus sekali, tingkatkan terus imajinasi dan kreasi dalam mensejahterakan dan memakmurkan rakyat bekasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: